• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
39 dilihat       10 Juli 2026

Pangkep Siapkan 12.000 Hektare Sawah Adopsi Pertanian Modern

Pangkep, (10/7) – Kementerian Pertanian melalui Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia (BRMP Serealia) bergerak cepat memperluas jangkauan implementasi sistem Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM AAS) di Sulawesi Selatan. Langkah taktis ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi LTT PM AAS tingkat Kabupaten Pangkep yang digelar di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pangkep pada Jumat (10/7/2026).

Forum diskusi tersebut dihadiri langsung oleh 74 orang penyuluh pertanian lapangan (PPL) se-Kabupaten Pangkep. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan memantapkan komitmen penyuluh untuk mendiseminasikan teknologi pertanian modern tersebut di wilayah kerja mereka.

Saat ini, Kabupaten Pangkep memiliki luas Lahan Baku Sawah (LBS) mencapai 16.773 hektare. Namun, rata-rata produktivitas padi di wilayah ini masih tertahan di angka 5–6 ton per hektare dengan Indeks Pertanaman (IP) rata-rata IP 180. Melalui sosialisasi ini, pemerintah menaruh harapan besar agar sebanyak 12.000 hektare sawah di dalam LBS Pangkep dapat segera mengadopsi metode tanam PM AAS pada Subround II (Mei–Agustus) dan Subround III (September–Desember).

Penyuluh Jadi Ujung Tombak Pengawalan di Lapangan

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Muhammad Taufiq Ratule, dalam sambutannya menegaskan pentingnya komitmen nyata dari Sahabat Petani untuk menyukseskan pelaksanaan PM AAS.

"Penyuluh diharapkan dapat mendampingi petani di wilayah kerjanya masing-masing agar petani mau menerapkan model tanam terbarukan PM-AAS ini. Sebab, ini merupakan inovasi dan program khusus yang menjadi perhatian besar dari Pak Menteri Amran," ujar Taufiq Ratule.

Pendampingan intensif dari para penyuluh dinilai menjadi kunci utama agar petani yakin untuk meninggalkan pola konvensional dan beralih ke ekosistem pertanian modern yang lebih presisi.

Kerapatan Populasi untuk Kejar Target 10 ton/ha

Pada sesi pemaparan teknis, Kepala Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia (BRMP Serealia), Sarjoni, mengurai rahasia utama di balik tingginya potensi hasil panen dari sistem PM-AAS.

"Prinsip utama dari PM-AAS ini adalah kerapatan populasi. Konsekuensinya, kebutuhan benihnya memang tinggi, yakni mencapai 80–100 kg per hektare. Karena itu, kami memohon bantuan dari para penyuluh untuk memantau ketat pertanaman di lapangan nantinya, agar ketika penanaman PM-AAS dilakukan, target produktivitas di atas 10 ton per hektare benar-benar bisa kita capai bersama," urai Sarjoni secara lugas.

Melalui sinergi kuat dari berbagai pihak, Kabupaten Pangkep optimistis mampu melakukan lompatan produktivitas padi secara progresif demi menjaga keberlanjutan swasembada dan kedaulatan pangan nasional.

Hadir dalam kegiatan Sosialisasi LTT PM AAS tingkat Kabupaten Pangkep perwakilan Kementerian Pertanian, Tenaga Ahli Menteri Pertanian (TAM) bidang Lingkungan Pertanian Prof. Yusran Jusuf, Direktur Jenderal Hortikultura Muhammad Taufiq Ratule, Kepala BRMP Serealia Sarjoni, Kepala Dinas Pertanian Pangkep Muhiddin R, serta Kepala Ketahanan Pangan Pangkep Andi Sadda.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Reporter: Muchammad Fatchur Rizza

 

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Bagaimana Peran Roguing dan Detasseling dalam Produksi Benih Jagung?
    20 Jul 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Poktan Harapan Baru dan BRMP Serealia Buktikan PM AAS Tumbuh Subur di Maros
    17 Jul 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Panduan Lengkap Budi Daya Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM AAS)
    12 Jul 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Baskoro, Petani Muda asal Boyolali yang Raup Cuan dari Bertani Jagung
    11 Jul 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

PM AAS Pertanian Modern Warta Serealia

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved